Learn By See (Belajar dengan Melihat)

 

Yang saya hormati Ibu Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru dan Staf Pegawai serta seluruh murid SMP Negeri 1 Pangaribuan yang kami cintai dan kami banggakan.

 Selamat Pagi!

Pertama sekali selayaknyalah kita menyampaiakan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas kasih dan penyertaan-Nya kepada kita hingga saat ini, sehingga pada pagi hari ini  kita masih boleh melaksanakan Upacara Bendera untuk   mengawali segala aktifitas kita di sekolah ini selama satu minggu ke depan.

 Pada kesempatan ini saya akan mengajak kita semua untuk merenungkan bagaimana kita belajar lebih  efektif, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sosial kita sehari-hari.

Adapun Tema Pembinaan yang akan saya sampaikan adalah: “ Learn by See”. Yang kalau diterjemahkan secara langsung artinya adalah “ Belajar dengan Melihat” yaitu suatu cara atau belajar  relevan  dalam membentuk pribadi yang baik,  sehingga bisa berkontribusi positif di lingkungan  sekolah dan bagi masyarakat.

 Anak-anak kami sekalian, Learn by See (Belajar dengan melihat) sejalan dengan kata-kata bijak yang diwariskan leluhur orang Batak, yaitu: “Mata Guru, Roha Sisean”, dimana kita diajak untuk senantiasa belajar dari apa yang kita lihat, amati  bahkan yang kita rasakan dalam kehidupan kita sehari-hari di kelas, di sekolah dan ditengah-tengah masyarakat sehingga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik hari demi hari.

Di Sekolah, “Learn by See” bukan hanya sekedar melihat gambar di buku teks. Namun kita diajak untuk lebih banyak mencari dan memanfaatkan berbagai sumber belajar untuk memahamai suatu konsep yang sederhana sampai yang sangat kompleks atau rumit. Misalnya, melihat demonstrasi percobaan sains, mengamati peta sejarah, atau menganalisis grafik matematika, itu adalah sebagian dari contoh Learn by See dalam konteks pendidikan formal di sekolah.

 Anak-anak kami yang kami banggakan,  “Learn by See” tidak berhenti hanya di ruang kelas, namun meluas ke dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.  Disinilah kita bisa belajar dari pengamatan kita terhadap perilaku individu dan dinamika sosial. Kita bisa belajar tentang Kerjasama dan Gotong-royong dengan mengamati bagaimana masyarakat mengatasi tantangan dan masalah secara bersama-sama.

Kita bisa belajar tentang kepemimpinan yang baik dengan mengamati bagaimana pemimpin-pemimpin inspiratif  dan populer menjalankan tugasnya. Kita bisa belajar tentang empati  dan kepedulian sosial dengan mengamati bagaimana orang-orang membantu sesama yang membutuhkan bantuan.

Ketika kita melihat seorang teman yang selalu membantu teman-temannya yang kesulitan, kita belajar tentang nilai persahabatan dan kepedulian. Ketika kita melihat seorang tokoh masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial, kita belajar tentang pentingnya kontribusi setiap individu bagi masyarakat.

Ketika kita melihat dampak buruk dari perilaku teman yang selalu membully teman yang lain, kita belajar betapa perilaku seperti  itu harus dihindari.

Ketika kita  merasakan betapa  sakitnya kata-kata kotor yang diucapkan teman, timbul tekad dalam hati kita untuk tidak mengumpat dan melontarkan kata-kata kotor kepada orang lain.

Ketika kita dijauhi teman-teman karena kebiasaan kita yang selalu usil, kita belajar untuk tidak melakukannya lagi.

 Anak-anak kami sekalian, penting untuk diingat bahwa “Learn by See” membutuhkan ketajaman analisis. Kita tidak boleh hanya melihat dan menerima begitu saja informasi yang kita peroleh, tetapi kita juga harus berpikir kritis tentang apa yang kita lihat.  Kita harus bisa membedakan perilaku yang positif dan yang negatif,  meniru perilaku yang baik dan bermanfaat tetapi menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Dalam era digital saat ini, kita harus lebih berhati-hati dalam memilih sumber informasi yang kredibel dan menghindari informasi yang menyesatkan. Kita harus berusaha untuk mencari kebenaran dari suatu informasi.

 Anak-anak kami sekalian, Learn by See bisa juga sebaga  suatu cara bagi kita untuk melakukan refleksi diri, yaitu dengan melihat kepada diri kita sendiri. Kita bisa melihat kepada diri kita sendiri, sejauh manakah kualiatas diri kita.

Kami sangat mengapresiasi anak-anak kami yang berani mengikuti Olimpiade sains baru-baru ini.

Terlepas dari hasil yang kamu peroleh, seharusnya kamu sudah bisa melihat atau mengetahui apa saja kelebihan dan kekuranganmu. Kamu sudah tahu, materi-materi apa saja yang sudah kamu kuasai, materi mana saja yang belum kamu kuasai, bahkan topik-topik mana saja yang belum pernah kamu dengar atau belum kamu pelajari sama sekali.  Berdasarkan hal tersebut, seharusnya kamu sudah tahu tindakan nyata apa saja yang harus kamu lakukan segera, sehingga kamu akan lebih baik lagi ke depan.

 Anak-anak kami sekalian, mari kita manfaatkan kekuatan Learn by See untuk meningkatkan kualitas belajar kita, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Maka pada kesempatan ini  saya mengajak seluruh murid-murid SMP Negeri 1 Pangaribuan, untuk melakukan hal-hal berikut ini;

1.      Tingkatkan ketajaman pengamatanmu!  Amatilah dengan seksama apa yang terjadi di sekitarmu, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat. Janganlah terlalu apatis atau tidak peduli

2.      Jadilah Pembelajar Aktif! Jangan hanya pasif menerima informasi, tetapi aktiflah mencari informasi dan menganalisanya.

3.      Pilihlah Contoh yang Baik. Tirulah perilaku yang positif yang kamu lihat dan hindarilah perlaku negatif.

4.      Berkontribusilah bagi masyarakat. Terapkanlah apa yang kamu pelajari untuk memperbaiki diri dan  membangun masyarakat sekitar yang lebih baik.

 Sekian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih.


Oleh: JHON MARLON SIHOTANG

Guru SMP Negeri 1 Pangaribuan

Senin,17 Pebruari 2025


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suara Demokrasi SMP Negeri 1 Pangaribuan

Beta Sai Tapaias....

Kedisiplinan