Beta Sai Tapaias....
Yang terhormat bapak kepala sekolah,bapak ibu guru dan staf,serta seluruhnya anak didik kami yang kami kasihi dan yang kami banggakan. Sebagai umat yang beragama sepantasnyalah kita mengucapkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,atas berkat dan kasihNya kita masih diberi waktu dan kesempatan bisa berkumpul di pagi hari ini dalam keadaan sehat dalam melaksanakan Upacara bendera yang sudah lazim kita laksanakan setiap hari Senin.
Secara khusus saya juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh siswa kami yang menjadi petugas upacara di pagi ini dan juga kepada bapak Pelatih upacara bendera hari ini,kiranya semakin ditingkatkan kedepannya untuk semakin baik lagi.
Anak didik kami yang kami cintai,Adapun yang menjadi tema arahan pagi ini adalah terkait dengan salah satu program pemerintah kabupaten kita yang baru saja di launching pada minggu yang lalu,dan hal ini juga sudah disampaikan oleh bapak kepala sekolah beberapa waktu yang lalu. Program itu diberi nama SAITAPAIAS singkatan dari Siswa/i Tapanuli Utara peduli kebersihan lingkungan dan sekolah. Salah satu program andalan dari pemerintah kita secara khusus di lembaga pendidikan yang dirasa sangat urgen dan mendasar.Mengapa demikian?
Saya bertanya dulu,siapa diantara anak didik kami yang pernah buang sampah sembarangan di sekolah?
Siapa diantara anak didik kami yang pernah buang sampah di gereja?
Siapa yang pernah lihat kawannya membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah?
Mengapa ada banyak sampah disekolah kita kita?apakah karena banyak yang membuang sampah? jawabnya tidak,tetapi karena sedikit yang sadar akan kebersihan.
Anak didik kami yang kami cintai,Sebagai lembaga pendidikan sekolah tidak lagi hanya tempat dimana siswa diberi pembelajaran/pengetahuan (transfer of knowledge) tetapi juga tempat disemaikannya hal-hal baik,kebiasaan-kebiasaan baik,budaya positif,dan tempat melatih rasa dan karsa seluruh anak didik kami. kita garis bawahi kata tempat disemaikannya kebiasaan-kebiasaan baik. SAITAPAIAS menjadi langkah awal bagi seluruh anak didik kami untuk boleh menyemaikan,menumbuhkan rasa kepedulian tentang kebersihan sekolah dan lingkungan. Mari kita mulai dari ruang lingkup yang sederhana yakni di sekolah kita.
Beberapa hari yang lalu,saya pernah lihat beberapa orang siswa yang baru tiba di sekolah,tanpa dikomandoi oleh guru dan orang lain,secara sadar dia memungut beberapa helai daun yang gugur dan plastik yang ada disekitarnya sambil mengendong tas di punggungnya.Saya terkesima dan bangga terhadap siswa /i tersebut.Ternyata sebelum program ini diluncurkan, bibit kesadaran diri akan pentingnya kebersihan sudah mulai tumbuh di beberapa orang siswa kami.dan target pemerintah ke depannya,semua siswa/i secara khusus di SMP Negeri 1 Pangaribuan ini menjadi motor pengerak,menjadi model,menjadi pribadi yang peduli akan kebersihan sekolah dan lingkungannya. Kebiasaan baik dan kepedulian kebersihan yang dicanangkan di sekolah diharapkan akan menjadi sebuah “virus” kebaikan yang akan menyebar di luar lingkungan sekolah,seperti di rumah dan lingkungannya,dimasyarakat,di rumah ibadah,atau tempat-tempat umum lainnya.
Apakah siswa kami siap menjadi contoh kebaikan?
Apakah siswa kami siap menjadi duta kebersihan di sekolah kita?
Dibeberapa tempat,biasa kita temukan himbauan untuk menjaga kebersihan,untuk tidak buang sampah sembarangan,tetapi ternyata masih ada sebagian kecil yang kurang menyadari hal itu.Oleh karena itu melalui arahan pagi ini,mari kita menjadi pribadi-pribadi yang peduli akan kebersihan lingkungan,menjadi pelopor,menjadi contoh dan menjadi duta-duta kebersihan bagi orang-orang di sekeliling kita. Mari kita mulai dari hal-hal kecil,dengan tidak membuang sampah kita disembarangan tempat,kalau ada bungkus permen atau makanan kita,kita simpan sendiri sebelum kita buang ke tempatnya.
Demikianlah arahan saya pagi hari ini,kiranya anak didik kami bisa memahami dan terlebih untuk bisa dilaksanakan.
dan izinkan saya untuk menutup dengan pantun sederhana
Jalan-jalan ke desa Onan sabtu,
singgah sebentar di parsibarungan
Semua siswa dan siswi SMP Negeri 1
Adalah orang yang peduli dengan kebersihan….
ikan Lele memakan semut
semut menyerang ikan sibahut
Sampah berserakan harus dipungut
jangan cuma diam dan marungutungut
luka ringan harus diperban
bawa ke dokter biar tak salah
menjaga kebersihan jadi kewajiban
buat semua warga sekolah
Indonesia beragam suku dan kebudayaan
ada batak Jawa dan NIAS
Ayo semua warga SMP 1Pangaribuan
Kita sukseskan program SAITAPAIAS
SMP Pulo,26 Mei 2026
Rudi Hartono Pakpahan(RHP

Komentar
Posting Komentar